Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Alhamdulillah, kali ini kita sambung ilmu lagi pada label komdat / komunikasi data. dimana kita akan mempelajari tentang konfigurasi chatserver menggunakan ejabberd, kalau sebelumnya kita gunakan openfire sekarang kita coba gunakan ejabberd yuk. Apa itu Ejabberd? Ejabberd adalah suatu sistem komunikasi online generasi baru, tak kalah, ejabberd juga memiliki keunggulan dibandingkan dengan ICQ. Hal ini didasarkan pada ejabberd membangun layanan terkenal seperti Google Talk, Ya Online, Gizmo, dan saat ini Facebook Chat juga menggunakan ejabberd protokol. Lalu bagaimanakah konfigurasinya? Bismillah mari kita coba sama-sama...
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh...
Selanjutnya lab 8.15. dimana pada lab ini kita akan membahas mengenai konfigurasi authentication basic. Pada post-an sebelumnya kita telah melakukan konfigurasinya, tapi berbeda.... karena sebelumnya kita menggunakan
Apache, dan sekarang kita menggunakan nginx. Mari kita coba ingat-ingat sedikit lagi mengenai b
asic authentication. Seperti halnya facebook, twitter, instagram, Basic authentication ini adalah suatu metode dimana saat kita ingin mengaksesnya kita harus memasukkan user dan passwordnya terlebih dahulu hanya saja basic authentication ini berupa pop up. karena itu tidak sembarang orang dapat mengaksesnya, hanya orang yang tau user dan passwordnya saja. lalu bagaimakah konfigurasinya? Bismillah, mari kita coba sama-sama... Dengan menggunakan topologi seperti berikut...
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh...
Jika sebelumnya kita membahas
userdir pada apache, maka kali ini kita akan melakukan konfigurasi yang sama namun kali ini kita menggunakan nginx. Seperti yang terdapat dalam post-an userdir pada Apache kalau userdir itu
merupakan kependekan dari userdirectory, dengan kata lain userdir memiliki fungsi untuk mengatur web mereka sendiri didalam direktori mereka sendiri, jadi web itu memiliki direktorinya sendiri. Lalu bagaimanakah cara konfigurasi pada apachenya? Bismillah mari kita coba sama-sama... Dengan menggunakan topologi seperti gambar dibawah ini.
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh...
Jika sebelumnya kita telah membahas mengenai
cara menambahkan packages maka sekarang kita akan membahas mengenai cara untuk men-disable dan men-enable suatu packages. kapan waktu kita untuk me-disable dan men-enable package ? ya, saat suatu package tidak kita gunakan atau tidak kita perlukan, dan ini dapat membuat kinerja router menjadi lebih ringan. Lalu bagaimanakah caranya ? Bismillah mari kita coba sama-sama...
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh...
Pada post-an kali ini kita akan coba menambahkan packages yang terdapat dalam router mikrotik, hal ini hanyalah option saja bagi yang memerlukan. Pada bundle Package (main package) ini terdapat beberapa package seperti package hotspot, advance-tools, dhcp, mpls, routerboard, ppp, routing, dll. namun dalam extra package terdapat semua package atau package tambahakan seperti package gps, ntp, celea, user manager, dll. Lalu bagaimanakah caranya? Bismillah mari kita coba sama-sama...
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh...
Kali ini kita akan membahas mengenai cara menginstall routeros Mikrotik menggunakan salah satu software yaitu netinstall. Sebelumnya, apa itu netinstall? Netinstall adalah suatu aplikasi yang berjalan pada sistem operasi Windows yang memungkinan kita untuk menginstall OS Mikrotik via Jaringan Ethernet. Selain itu, saat kita lupa password dari user pada router, netinstall salah satu cara yang bisa kita lakukan untuk menginstall unlang router osnya. Dengan metode ini memungkinkan kita untuk memperbaiki RouterOS yang rusak akibat kesalahan pada saat instalasi. Sebelum melakukan netinstall ada bebapa hal yang harus kita siapkan. diantaranya : software netinstall; file software mikrotik sesuai dengan jenisnya ( mpsbe, mipsle, mipsle, smips, dll. ); router dan kabel utp. Dan disini saya menggunakan RB951G-2HnD dan software mikrotik yang digunakan adalah mpsbe. Lalu bagaimanakah konfigurasinya? Bismillah mari kita coba...
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh...
Kali ini kita akan membahas mengenai virtual host. sebelumnya apa sih virtual host? virtual host adalah cara untuk mengatur beberapa domain dalam satu ip address dan satu server. fungsi dari virtual host adalah untuk menjalankan beberapa situs pada satu server. dan virtual host ini berjalan untuk beberapa domain dalam satu ip address. lalu bagaimanakah konfigurasinya? Bismillah mari kita coba sama-sama... Sebelumnya disini kita akan tambahkan satu domain lagi yak, kalau tidak tahu caranya bisa juga nih
dilihat disini. Dengan menggunakan topologi seperti gambar dibawah ini.
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabaraktuh...
Materi sebelumnya yang kita bahas di label Admin Server adalah Web Server, dan sekarang kita masih akan membahas mengenai web server hanya saja berbeda aplikasi, jika sebelumnya menggunakan Apache sekarang kita akan coba menggunakan Nginx. Jika Apache ada pada repository default, sedangkan Nginx ada pada repository epel CentOs. yang perlu diingat disini adalah, repository epel ini tidak support untuk centos 7 32 bit, dan hanya tersedia untuk centos 7 64bit. Bisa saja dengan 32 bit tetapi menggunakan centos 6. jadi intinya kalau kita ingin menggunakan arsitektur 32 bit disarankan untuk menggunakan centos 6. Lalu bagaimanakah Konfigurasinya? Bismillah, mari kita coba sama-sama... Pastikan kita sudah membuat domainnya ya. kalau tidak tahu caranya bisa dilirik nih hehe. dengan menggunkan topologi sebagai berikut
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh...
Kali ini saya akan membahas mengenai IIX (Indonesia Internet eXchange) yang sebenarnya materi adalah materi laporan selesai prakerin saya yang kebetulan saya prakerin di APJII (Asosiasi Penyedia Jasa Internet Indonesia), kalau dibiarkan sayang hehehe.
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh...
Materi kali ini yang akan kita bahas mengenai cara membuat GNS3 menjadi lebih cepat saat kita buka, lalu bagaimanakah caranya? Bismillah mari kita coba sama-sama...